News

Menlu AS Marco Rubio Sebut Ada Kemajuan Kecil soal Iran dan Selat Hormuz

... ada sedikit pergerakan dan itu hal yang baik

Istanbul (KABARIN) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyampaikan bahwa ada perkembangan kecil dalam pembahasan terkait situasi di Iran dan kawasan strategis Selat Hormuz.

“Ada sedikit kemajuan. Saya tidak ingin melebih-lebihkan, tetapi ada sedikit pergerakan dan itu hal yang baik,” kata Rubio kepada wartawan jelang pertemuan menteri luar negeri negara anggota NATO bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.

Meski begitu, Rubio menegaskan bahwa posisi Amerika Serikat tidak berubah, yakni Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Ia juga menyebut isu pengayaan uranium serta stok uranium dengan tingkat pengayaan tinggi milik Teheran masih menjadi poin utama yang harus diselesaikan dalam pembahasan yang sedang berlangsung.

Selain isu nuklir, Rubio menyoroti dugaan upaya Iran membentuk sistem pungutan di Selat Hormuz serta melibatkan Oman dalam inisiatif tersebut. Ia menilai langkah itu tidak dapat diterima.

“Tidak ada negara di dunia yang seharusnya menerima hal itu,” ujar Rubio.

Ia juga memperingatkan bahwa jika praktik serupa terjadi di Selat Hormuz, maka hal itu bisa berdampak pada wilayah strategis lain di dunia. Pemerintah AS, kata Rubio, kini tengah mendorong pembahasan melalui Perserikatan Bangsa Bangsa PBB atas resolusi yang diajukan Bahrain, meski masih menghadapi potensi perbedaan sikap di Dewan Keamanan.

“Mari kita lihat apakah PBB masih berfungsi,” ucapnya sambil mengkritik kemungkinan veto dari sebagian anggota Dewan Keamanan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan pertemuan tersebut juga akan membahas peningkatan belanja pertahanan, situasi Ukraina, serta kebebasan navigasi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

Rutte menegaskan bahwa banyak negara anggota menilai gangguan terhadap kebebasan navigasi di jalur strategis internasional sebagai hal yang tidak dapat diterima.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: